Tampilkan postingan dengan label budaya.. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label budaya.. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 Mei 2025

HUBUNGAN ANTARA NASAB DAN NASIB


Ada anggapan kuat bahwa Nasab sangat mempengaruhi nasib, atau jika dibalik nasib sangat dipengaruhi oleh nasab. Anggapan itu berdasarkan pada melihat realita/kondisi dalam kehidupan nyata. Salahsatu contoh misalnya: Jika orangtuanya keturunan bangsawan, maka anaknya bernasab bangsawan yang tentunya berpengaruh pada nasibnya menjadi baik. Sebaliknya seseorang bernasib buruk, ekonomi pas-pasan apalagi jabatan atau kedudukan, karena dia dilahirkan dari golongan sudra.

Pertanyaannya adalah apakah itu merupakan hukum pasti atau hanya faktor kebetulan? Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, kita harus memahami terlebih dahulu pengertian antara nasab dan nasib, dan adakah hubungan /keterkaitan antara keduanya?

Pengertian Nasab

Nasab berasal dari bahasa arab yang artinya adalah garis keturunan, atau ada yang menyebutnya dengan istilah trah atau silsilah (dalam bahasa Jawa). Dengan kata lain nasab adalah pertalian keluarga sedarah, baik dari garis ke atas (ayah, kakek, nenek dst), atau garis kesamping (saudara, paman, bibi, pakde, bu de). Nasab secara etimologi berarti al qorobah (kerabat), kerabat dinamakan nasab karena antara dua kata tersebut ada hubungan dan keterkaitan. Nasab berasal dari frasa "nisbatuhu ilaa abiihi nasaban" (nasabnya kepada ayahnya). Nasab mempunyai peran yang sangat penting, karena berkaitan denga hak waris, perwalian dan hal penting lainnya.

Dibawah ini ada beberapa pendapat para ulama tentang nasab.

  • Suatu sandaran yang kokoh untuk meletakkan suatu hubungan kekeluargaan berdasarkan kesatuan darah atau pertimbangan bahwa yang satu adalah bagian dari yang lain. (Wahbah al- Zuhaili).
  • "an yajma'a insan ma'a akhar fi abin au ummin qaraba dzalik am ba' uda" artinya seorang manusia berkumpul bersama yang lain dalam hubungan kebapaan atau keibuan, baik hubungan itu dekat maupun jauh. (Ibnu Athiyah).
  • "al-ittishal baina insanain bi al-isytirak fi wiladatin qariibatin au ba 'idatin" artinya hubungan keterikatan antara dua orang dengan persamaan dalam kelahiran, dekat maupun jauh. (Ibnu Aby Taghlib).

Pengertian Nasib

Nasib juga berasal dari bahasa Arab, (nashib) yang artinya bagian, jatah, ketentuan atau sering juga dipahami sebagai takdir. Takdir atau ketentuan yang baik maupun yang buruk. Takdir adalah sesuatu yang sudah ditentukan oleh Tuhan atas diri seseorang. Dalam ajaran Islam takdir dibagi menjadi 2, yaitu:

  • Takdir mubram, ketentuan Allah SWT yang tidak dapat diubah atau dibatalkan, contohnya: kematian, jenis kelamin, ras manusia dll.
  • Takdir mu’alaq, ketentuan Allah SWT yang digantungkan pada usaha manusia, artinya ketentuan Allah SWT yang dapat diubah oleh manusia, contohnya, jika ingin kaya, harus bekerja dengan giat, jika ingin jadi dokter, harus belajar dengan tekun, dll.

Dengan kata lain, Nasib dan takdir adalah dua ketetapan yang telah ditentukan oleh Allah SWT, tetapi, keduanya berbeda. Perbedaan antara nasib dan takdir adalah:

  • Jika takdir lebih kepada ukurannya, sedangkan nasib adalah hasilnya;
  • Takdir tidak terlihat, sedangkan nasib adalah hasil yang terlihat.
  • Nasib adalah hal-hal yang bisa diperjuangkan dan bisa diubah dengan usaha dan kerja keras manusia. Sehingga nasib seseorang tergantung cara pola pikir. Sementara takdir adalah segala hal yang diberikan kepada anda oleh yang Maha kuasa sejak lahir, dan tidak bisa diganggu gugat.

Dari penjelasan diatas maka hubungan antara nasab dengan nasib adalah jika nasib itu garis hidup sedang nasab adalah garis keturunan. Dalam teori jawa disebutkan, “Nasab ora bisa dipungkiri, dene nasib kenyataan sing kudu ditampa”.

Apakah keduanya sesuatu yang pasti dan tidak dapat diubah? Keduanya dapat diubah atau diperbaiki. Untuk memperbaiki nasab dengan cara membuat nasab yang baru, sedangkan untuk mengubah nasib dengan giat berusaha dan berikhtiar, sebab nasib seseorang sangat tergantung dengan usahanya, sebagaimana firman Allah SWT,

انَّ اللَّهَ لا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ

Artinya: Sesungguhnya Allah SWT tidak akan mengubah nasib suatu kaum, sehingga mereka mengubah nasibnya sendiri. (QS Ar Ra’du: 11).

Sayyidina Ali RA, Sahabat Rosululloh pernah mengatakan: Seorang pemuda bukanlah ia yang mengatakan "inilah ayahku", tapi ia adalah yang berkata "inilah aku".

Dalam filosofi jawa, “ajining nalar ngungkuli dinar sak latar”. 

Memperbaiki NASAB DAN NASIB adalah ikhtiar manusia, ketentuan keberhasilannya ada pada qodlo dan qodar dari Allah SWT. (kgta)

Jumat, 18 Oktober 2019

Haramkah, Ziarah kubur??

Dijaman milenial sekarang ini, didunia pendidikan pikiran dan pemikiran kritis sangat penting untuk dibangun dan digerakkan pada anak-anak. Sehingga pada akhirnya diharapkan akan tumbuh generasi yang kritis dalam menyikapi situasi dan kondisi.
Salahsatu contoh, dewasa ini ada sekelompok orang yang mengatakan ziarah kubur itu bidngah, bahkan sampai ada yang mengkafirkan. Nahhh mensikapi hal itu maka harus ditanamkan sikap KRITIS. Kritis dalam berfikir dengan dalil, dan kritis dalam memberikan argumentasi yang mendasar.
Dalam kalam suci Al Quran, Alloh SWT berfirman, 1."Sesungguhnya Alloh dan para malaikatnya "bersholawat" (mendoakan selamat) kepada Nabi Muhammad SAW, maka Hai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kepada nabi".........
2. Perintah berbakti kepada orang wajib hukumnya, bahkan wajibnya disejajarkan dengan beriman kepada Alloh SWT.
Pertanyaan sederhana... Bagaimana jika orangtua sudah meninggal? Akankah kewajiban itu gugur??
Para ulama sepakat, Ketika orangtua meninggal, wujud bakti anak adalah dengan senantiasa mendoakan kepada orangtua (ziarah kubur).
Pertanyaan berikutnya akan muncul....
Apakah doa orang yang masih hidup akan sampai pada orang yang sudah meninggal??
Kenapa tidak sampai? asal paswordnya benar ya tetep nyampai. Lagian urusan diterima atau tidak itu kan urusan Alloh, kewajiban kita adalah berbakti...
Dan masih banyak lagi penjelasan yang mendasar dan bisa menjadi pedoman.
Hanya celakanya kadang KRISIS wawasan, krisis pemahaman sehingga menghukumi sesuatu dengan logika masing-masing dan dengan nafsunya sendiri-sendiri.
Dari dasar dalil dan pemikiran diatas harapannya dapat menjadi bagian dari rujukan mengapa kita ber"ziaroh".
Untuk lebih menguatkan, dibawah ini akan saya sampaikan beberapa tujuan dari ziarah kubur.
  1. 1. Nilai IBADAH. Mengapa?? Didalam kita melakukan ziaroh mestinya dibarengi dengan membaca Al quran, Tahlil, tasbih, tahmid dan takbir yang itu semua merupakan kategori ibadah. Terlebih membiasakan membaca kalimat thoyibah adalah wujud pembiasaan kita dengan harapan diakhir hayat kita dengan mengucapkan kalimat thoyibah. Dan dalam hadits jelas disabdakan, barangsiapa yang akhir hayatnya mengucapkan kalimah thoyibah dijamin masuk sorga.
  2. 2. Wujud berbakti kita pada orangtua/leluhur kita. Ketika orangtua/leluhur kita masih hidup, bakti kita dengan patuh dengan perintahnya, memberikan kebutuhannya jika mereka sudah pikun/tidak mampu lagi. Nah jika orangtua sudah pikun saja kewajiban kita mencukupi kebutuhannya, apalagi jika orangtua kita sudah tiada, maka bakti kita dengan selalu mendoakan kebaikan. Toh mendoakan orangtua termasuk ciri anak yang sholeh.
  3. 3. Ungkapan rasa syukur. Dengan ziaroh kita jadi teringat jasa-jasa orangtua/leluhur kita. Bayangkan.... Jika tidak ada orangtua kita / para leluhur kita, mustahil kita bisa menghirup udara dan berada di dunia ini.
  4. 4. Dzikrul maut. Ziarah kubur mengingatkan kita, bahwa hidup bersifat fana, mau tidak mau pada saatnya kita akan kembali kepangkuanNYA. Sadar akan kematian dan menyadari kematian butuh bekal untuk hidup yang langgeng abadi...

    wallohu a'lam..
    Monggo dikomentari....

Senin, 28 Januari 2013

Permainan tradisional : Panggalan atau gangsingan


Pada era 1980 kesana, di Desa Logandu, Kecamatan Karanggayam Kabupaten Kebumen dan di daerah pedesaan pada umumnya berkembang permainan tradisional yang disebut dengan “panggalan atau ada yang menyebut gangsingan”.

What’s Panggal??
Apakah permainan yang tradisional itu ada hubungannya dengan teknologi??
Eitsss jangan salah walaupun sudah dianggap ketinggalan jaman dan kuno namun permainan ini sebenarnya merupakan teknologi yang sampai sekarang masih digunakan dalam prinsip-prinsip permainan anak-anak.
Apa buktinya?? Nih bukti mutakhirnya teman-teman pasti tahu kartun Jepang yang judulnya “Beyblade” nah tu kartun aja masih dengan PDnya menampilkan panggal walaupun dengan bentuk yang baru, bahkan banyak di antara yang sering main beyblade kan??
Nah untuk lebih jelasnya kita akan bahas bagaimana panggal dibuat dan bagaimana prinsip-prinsip kerja fisika yang terjadi pada panggal tersebut.
Panggal atau gangsingan itu ada 2 jenis, yaitu:
1. Ganjiras : pada ujung kaki/kepala panggal langsung dibuata dari kayu
2. Gansing : pada ujung kaki/kepala digunakan paku/besi

Setelah tau jenisnya, Kita check bareng-bareng yuk friend cara membuat panggal. Untuk membuat panggal terlebih dulu kita cari bahannya yaitu kayu. Kayu yang biasa digunakan adalah kayu sana atau petai cina. Kayu yang lain juga bisa digunakan dengan catatan kayu tersebut mempunyai lingkaran tahun. Hal ini dimaksudkan agar panggal yang dihasilkan kuat dan tidak mudah pecah. Setelah menemukan pohon/kayunya jangan lupa ya bawa peralatan untuk membuat panggal.

Alat-alat yang digunakan untuk membuatnya:
• Golok, parang, dan “kudhi”
• Gergaji
• Penggaris (fisika banget kan?)
Terus kalo bahan dan alatnya udah ada semua, siap-siap ayunkan golok kita buat panggalnya…
1. Kayu yang akan digunakan di ukur dulu ya!!! Untuk membuat panggal ukuran sedang dibutuhkan kira-kira 20 cm kalo udah ambil gorok terus potong kayu itu..
2. Kalo udah terpotong, kayu tadi kita buang kulitnya. Hal ini akan memudahkan pembentukan dan penghalusan panggal nantinya.
3. Pada Panggal jenis ganjiras ada dua bagian yang harus dibentuk yaitu kepala sekaligus kaki dan badan panggal. Nah dalam membuat kepala/kaki ini harus hati-hati karena dalam mengukir atau dengan bahasa jawa “nyacag” terlalu keras bagaian ini bisa dan mudah patah. Tapi untuk panggal jenis gangsing cukup membentuk badan kemudian ditancapi paku atau besi yang sesuai dengan ukuran panggal.
4. Setelah membentuk panggal terus kita buat dulu tambangnya yah!! Tambang untuk memutar “beyblade” jawa ini bisa menggunakan raffia yang diulir/dipilin. Tapi tahu nggak teman-teman ternyata bahan untuk tambang panggal adalah akar dari pohon pandan yang disebut “Jembul” atau “Lulub”.
5. Nah setelah panggal dan tambangnya udah jadi meski hal sederhana namun harus ada Quality control untuk panggal, canggih kan?? Caranya?
Kita bisa mengetest panggal yang udah jadi dengan langsung memutar panggal tersebut. Jika panggal memutar dengan baik berarti udah siap pake nih panggal, tapi kalau panggalnya masih “gredheh” atau melompat-lompat ketika diputar maka harus ada perbaikan pada bagian badan dan kepala sekaligus kaki panggal. Maka panggal masuk bengkel dan di set ulang.

Walaupun udah jadi dengan baik ternyata tidak semua orang bisa main panggal dengan benar.
Kalau belum bisa bermain panggal kita bisa salah memutar tambang panggal, secara umum putaran tambang panggal ketika dillitkan pada panggal adalah ke kanan, dimulai dari kepala ke badan panggal. Kemudian kita lempar tuh panggalnya,

Dalam permainan panggalan ada peraturan yang harus di patuhi:
1. Anak yang akan bermain panggal misal 3 anak, pertama sekali bertiga memutar panggal secara bersama-sama. Yang paling lama putarannya adalah Raja, kedua patih, dan seterusnya yang terakhir disebut kunyik/kuril/minyik hehehe unik kan namanya!!!
2. Selanjutnya minyik ini harus melempar panggal pertama. Minyik ini harus rela panggalnya dihajar oleh patih. Dan patih ini akan dihantam oleh Raja.
3. Minyik ini bisa naik pangkat jika ketika dihantam oleh atasannya tapi ternyata atasannya berhenti berputar lebih cepat dibanding minyik ini.
4. Nah Raja-pun bisa tiba-tiba menjadi minyik jika ternyata dia tidak bisa mengalahkan minyik dalam pertarungan..

Udah tau cara buat, cara main, dan peraturan permainannya..terus apalagi yach?? Ada hal yang sering tidak diperhatikan oleh teman-teman semua yaitu berlakunya hukum fisika pada permainan panggal.

Hukum fisika yang berlaku di permainan panggal.
1. Ketika panggal dililit oleh tali/tambang kemudian dilempar akan terjadi gaya pada panggal tersebut. Gaya yang terjadi yakni gaya gesekan kinetis yang menguntungkan.
2. Nah kemudian hokum newton III juga berlaku lho Newton menggatakan “jika benda pertama mengerjakan gaya aksi pada benda kedua, benda kedua memberikan gaya reaksi pada benda pertama yang besarnya sama tetapi arahnya berlawanan” hebat kan seorang Newton mau urun ke permainan panggal. Penjelasan hokum tersebut yaitu bahwa ketika Panggal diputar akan terjadi perlawanan dari panggal kepada tambang yang melilitnya. Kemudian semakin kuat kita melemparkan panggal maka gaya yang bekerja semakin besar dan panggal akan bergerak semakin kuat dan lama.
3. Sebenarnya masih ada gaya yang bekeraj tapi dua gaya di atas cukup menjelaskan bagaimana panggal bekerja.

Lebih jelasnya lihat gambar berikut:

Proses penyiapan bahan dan pembuatan tahap awal:

Pembuatan sudah selesai dan siap di coba:



Demikian sekilas tentang permainan tradisional “panggalan”. Selamat mencoba!!!

By: child alhabib “d’star”

Kamis, 29 Maret 2012

Ajang Seni dan Budaya

Komunitas Pemerhati Anak Child Alhabib Desa Logandu sebagai lembaga yg konsen terhadap pemenuhan hak anak, mempunyai tanggungjawab dan peran dalam menumbuhkan kembangkan kreativitas anak sekaligus memberikan apresiasi terhadap kreativitas anak.
Keberadaan KPAD Child Alhabib memberikan warna tersendiri dalam tatanan sosial masyarakat dan dalam perjalanannya mampu menyedot perhatian banyak pihak. Kunjungan dari beberapa desa dan instansi yang mulai konsen terhadap upaya perlindungan anak pun tidak bisa dielakkan. Mulai dari KPAD desa tetangga diwilayah Kecamatan Karanggayam maupun kecamataan lain, SKPD Kabupaten bahkan dari Dirjen Pengembangan Daerah RI pun telah datang mengujungi melihat aktivitas dan kegiatan yaang dilakukan.
Sebagai wujud kepedulian terhadap anak KPAD Child Alhabib yang bekerjasama dengan Pemerintah Desa dan NGO peduli anak pada setiap tahunnya mengaadakan Ajang Pentas seni dan budaya untuk memberikan apresiasi dan media aspirasi anak dalam pembaangunan desa.
Untuk tahun 2012, Ajang Pentas seni dan budaya anak dilaksanakan pada tanggal 19 Februari 2012, yang diawali dengan beberapa agenda kegiatan, antara lain:
1. Lomba melukis dan mewarnai bagi siswa TK/PAUD/Play Group
2. Lomba membuat dan baca Puisi bagi siswa SD
3. Lomba tembang mocopat
4. Lomba Catur mulai dari tingkat SD, SLTP dan dewasa.
Pada puncak acara  selain pentas seni juga pameran hasil kegiatan dari semua kelembagaan yang ada di desa dan pameran hasil produksi masyarakat.
Acara yang dihadiri oleh anggota DPRD Kabupaten Kebumen, Muspika Karanggayam, UPTB BPPKB, tokoh pendidikan, NGO, pengurus KPAD se kecamatan karanggayam, tokoh dan warga masyarakat berlangsung dengan meriah.
acara diakhiri dengan penandatanganan bersama berupa Kesepakatan "Satukan hati wujudkan komitmen untuk melakukan yang terbaik bagi anak".
Untuk lebih jelasnya  lihat beberapa dokumentasi kegiatan dibawah ini :