Tampilkan postingan dengan label moneva. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label moneva. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 November 2012

Pejabat Vietnam study visit ke Logandu

Hari Selasa, 06 November 2012 Desa Logandu mendapat kunjungan tamu dari Negara Vietnam. Tamu yang berjumlah 13 orang itu merupakan kunjungan yang kedua setelah 2 bulan sebelumnya telah visit untuk melakukan penjajagan. Kunjungan kali ini terdiri dari para pejabat kabupaten dan staf Plan Vietnam dalam rangka belajar proses penyusunan Perencanaan Pembangunan Desa, karena pada hari yang sama Desa Logandu sedang melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang RKPDesa tahun 2013-2014).
Musrenbang RKPDesa yang dihadiri dari Bapermades Kabupaten Kebumen, Muspika Kecamatan Karanggayam, para SKPD Dinas Kecamatan, FK PNPM, Tokoh masyarakat, wakil perempuan dan kelompok anak itu membuat tamu Vietnam terkagum-kagum, sehingga dalam penyampaiannya, para tamu menyatakan "luar biasa" terhadap kebersamaan antara Pemerintah Desa dengan warga masyarakat yang bersatu padu memikirkan dan merencanakan pembangunan desa secara bersama-sama.
Drs. Agus Susanto, Camat Karanggayam dalam paparannya menyampaikan bahwa Desa Logandu termasuk kategori bagus dalam perencanaan dan penyelenggaraan pemerintahan desa, sehingga dalam Penyusunan RKPDesa tahun 2012 ini patut untuk mendapatkan kunjungan dari Vietnam dan menjadi pembelajaran bagi desa-desa yang lain, baik di kecamatan Karanggayam maupun lintas kabupaten. Terlebih pada tahun 2012 ini juga Desa Logandu maju ke tingkat Provinsi Jawa Tengah lomba Pencegahan PKDRT mewakili Kabupaten Kebumen.
Tamu dari Vietnam sangat antusias mengikuti dan melihat langsung pelaksanaan Musrenbangdesa. Disamping melihat proses musrenbangdesa, mereka juga melakukan dialog dengan Kepala Desa Logandu, Tim Pokja Perencanaan Desa dan lembaga desa.
Saking seriusnya, tanpa terasa waktu telah menunjukkan jam. 12.00 WIB, kunjungan tamu dari Vietnam berpamitan.
Untuk memperdalam tentang alur prosesnya mereka mengundang Ketua Pokja Perencanaan Desa (Mardiadi) untuk memberikan paparan dan menjadi narasumber di hotel Candisari pada sore harinya. Dalam paparannya selama kurang lebih 2 jam, Ketua Pokja Perencanaan Desa Logandu (Mardiadi) menyampaikan secara detail alur proses penyusunan RKPDesa mulai dari sosialisasi, lokakarya, pelaksanaan Musrenbangdesa sampai pada sosialisasi RKPDesa.

Berikut sebagian dokumentasi pelaksanaan musrenbangdesa Logandu:

Minggu, 18 Desember 2011

MONITORING DAN EVALUASI PROGRAM


Salah satu prinsip program adalah Monitoring dan evaluasi, dimana untuk mengukur capaian dari pelaksanaan program itu adalah dengan adanya evaluasi bersama baik dari masyarakat sendiri selaku pemanfaat program maupun pemerintah dan para pemangku kebijakan.
Desa Logandu yang merupakan salah satu desa binaan Bapermades Kabupaten Kebumen dan desa dampingan Plan Internasional PU Kebumen pada bulan Juli 2011 yang lalu dijadikan sample Kunjungan dari Direktorat Jenderal Pengembangan Daerah Kementerian Dalam Negeri. 
Kunjungan tesebut dimaksudkan untuk mengetahui secara langsung pelaksanaan program, mulai dari proses penyusunan perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi masyarakat terhadap pelaksanaan pembangunan.
Tim BANGDA yang melakukan kunjungan ada 20 orang, dengan perincian 10 orang dari Tim Bangda (Dirjen Kemendagri, Kemenlu, BIN, dan Kemensos). sedangkan yang 10 orang lainnya adalah dari CO Plan Indonesia Jakarta. Hadir dalam kunjungan tersebut jajaran Pemda Kabupaten Kebumen, Muspika Kecamatan Karanggayam dan Staff Plan PU Kebumen.
Dalam sambutannya Kepala Desa Logandu mengucapkan terima kasih atas kesediaan dari Tim pusat untuk melihat kondisi desa Logandu yang notabennya adalah pegunungan. Sedangkan yang memberikan penjelasan terkait dengan proses pelaksanaan pembangunan termasuk proses penyusunan dokumen RPJMDesa adalah Mardiadi selaku Ketua Tim Pokja Perencanaan Desa yang diawali dengan tayangan film penyusunan RPJMDesa mulai dari tahapan musyawarah dusun sampai tersusunnya dokumen RPJMDesa. Film berdurasi 45 menit hasil karya anak desa Logandu mampu menyedot perhatian Tim Bangda dan tamu undangan, sekaligus memberikan apresiasi yang baik.
Selain wawancara dan berdiskusi dengan tokoh masyarakat, tim juga wawancara dengan kelompok anak Child Alhabib, dimana forum kelompok ini dianggap berhasil menjadi wadah aspirasi anak untuk mengembangkan bakat, potensi dan penyampaian suara anak dalam proses pembangunan. Hal itu dibuktikan bahwa dalam proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di desa Logandu anak tidak hanya dianggap sebelah mata tetapi dilibatkan sesuai dengan kemampuannya.
"Kami berharap kunjungan dari Dirjen Pengembangan Daerah ini menjadi media komunikasi dan informasi tentang kondisi desa di Indonesia utamanya Desa Logandu yang masih sangat membutuhkan uluran tangan dari pemerintah pusat agar bisa mensejajarkan dengan wilayah yang lain" kata Mardiadi dalam mengakhiri paparannya. Dan mudah-mudahan kedepan desa Logandu bisa lebih baik dan sesuai apa yang kita harapkan bersama.